Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Saat Haid Mengeluarkan Gumpalan Daging Putih

Saat Haid Mengeluarkan Gumpalan Daging Putih

Saat haid mengeluarkangumpalan daging putih, ini merupakan keluhan dari seseorang yang baru selesai melahirkan. Kemudian setelah haid, ternyata ada gumpalan daging putih.

Ternyata begini penjelasan dokter terkait gumpalan daging berwarna putih tersebut:

Menurut dokter, gumpalan daging putih adalah gumpalan keputihan yang bercampur dengan darah sehingga seperti daging putih.

Dan menurut dokter hal itu normal saja karena hal itu akibat darah haid yang menggumpal. Namun bisa jadi juga karena faktor lain, contohnya karena hormon yang tidak seimbang, atau karena pengaruh dan lainnya.

Tapi selama keluhan tersebut tidak bersamaan dengan keluhan lain yang lebih berat, semisal pendarahan haid yang begitu banyak atau bahkan sangat lama, perut nyeri yang begitu hebat, demam tinggi, keputihan yang berlebihan dengan bau yang sangat tidak enak, maka hal itu masih dianggap normal dan tak berbahaya.

Solusinya adalah:

  • Minum yang banyak.
  • Makan sayur secara rutin, biji-bijian yang kaya antioksidan, dan juga buah.
  • Kurangi makanan yang instan yang mengandung pengawet.
  • Kotnrol berat badannya agar ideal dan berolahraga.
  • Istirahat yang cukup dan teratur.
  • Tidak sembarang mengkonsumsi obat dan KB.

Tapi menurut Dokter Obgyn, setidaknya ada 6 perubahan yang sebaiknya diperhatikan bagi wanita haid. Dimana bila hal tersebut terjadi kepada Anda, perlu segera konsultasikan kepada dokter.

Berikut 6 Perubahan Tersebut:

1. Gumpalan darah serupa jeli

Darah menggumpal saat haid itu sering terjadi dan itu normal, biasanya hal itu terjadi pada saat di hari awal keluar haid.

Gumpalan darah akibat dari derasnya darah haid yang keluar namun tidak imbang dengan fungsi Antikoagulan yang fungsinya mencairkan gumpalan tersebut. Warnanya biasanya gelap, kadang merah terang, dan ukurannya juga tidak teratur.

Bila ukurannya kecil seprti kismis ya tidak masalah, hal itu normal. Namun ketika sudah berkuran besar, nah ini baru bermasalah dan waspadalah. Karena hal itu akibat dari ketidakseimbangan hormon yang menyebabkan aliran darah terlampau berat.

Atau bisa jadi, dengan gumpalan darah yang cukup besar saat haid itu karena adanya infeksi atau bahkan keguguran. Dan apabila gumpalan darah haid yang keluar tersebut besar-besar selama beberapa kali siklus, hubungi ginekolog.  

Baca juga: Darah Haid Hitam Menggumpal dan Sedikit

2. keluarnya darah haid terasa berat dan berlangsung lama

Rata-rata haid itu seminggu atau 7 hari, ada juga yang hanya 3 hari saja, tapi ada juga wanita yang haid dengan waktu yang sangat lama atau proses keluar darahnya begitu berat.

Menurut Dr Ross, haid yang keluarnya terasa berat dan berlarut-larut dalam hitungan hari atau bahkan masa haidnya yang begitu lama, itu bisa karena masalah tiroid dan PCOS yang over aktif atau bisa saja karena kurang aktif.

Bahkan yang membahyakan karena adanya tumor pada rahim. Wanita yang dengan usia antara 30 hingga 40-an, sebelum memasuki menopause, beberapa tahun sebelumnya bisa mengalami masa haid yang lebih pendek atau lebih lama.


Dalam kasus lain juga haid yang terasa lebih berat juga dan kurang dari 21 hari atau lebih lama dari 7 hari selama 3 bulan berturut-turut, sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter.

3. Mengalami pendarahan ringan di luar waktu haid

Mengalami pendarahan ringan di waktu haid selama sebulan juga bisa sangat mengkhawatirkan. Biasanya hal itu karena tingkat hormon yang tidak setabil.

Namun bila terasa berat sehingga harus menggunakan pembalut dan tampon setiap saat atau setiap bulan, segeralah konsultasikan dengan medis.

Bisa jadi hal itu terjadi karena fibroid atau infeksi. Dalam kasus amat serius bisa pertanda adanya kanker pada bagian rahim.

4. Darah haid berwarna keabu-abuan

Biasanya pada di awal, darah haid warnanya merah terang, dan juga saat pendarahan sudah mulai berakhir warnanya semu coklat atau bahkan hitam karena efek oksigen pada darah.

Tetapi ada perubahan yang sebaiknya dipertahatikan oleh wanita yaitu bila darah tersebut berair dengan campuran keputihan, yang dapat terjadi pada saat sedang hamil.

Kata Dr Ross, bercak normal sewaktu hamil akan terlihat seperti darah encer, sebab darah bercampur peningkatan sekresi vagina.

Sehingga bila darah haid berair dan atau warnanya keabu-abuan, hal itu dapat menjadi tanda infeksi, semisal PMS, dan biasanya baunya busuk.

5. Tidak mengalami haid

Bila Anda tidak mengalami haid atau proses keluarnya darah haid terasa begitu berat, bisa jadi itu akibat dari adanya masalah tiroid. Stres bisa juga menyebabkan ovulasi, kalau begitu, berarti tubuh sudah melewatkan satu atau dua periode.

Seorang perempuan saat berat badannya turun juga dapat membuat siklus haid menghilang. Perlu diketahui, diet menyebabkan penurunan lemak tubuh dan estrogen sehingga menstruasi lebih ringan atau tidak mengalami menstruasi sama sekali.  

6. Saat haid mengalami kram yang berat

Pada saat haid, 80 persen wanita mengalami kram. Hal itu karena rahim salah satu otot besar. Sehingga pada saat rahim berkontraksi untuk membantu melepaskan lapisannya selama haid, kram terjadi.

Jelas kondisi perempuan saat kram akan mengganggu aktivitas. Akan tetapi, apabila Anda secara tiba-tiba terasa nyeri pada punggung bagian bawah atau pada panggul selama haid, mungkin ada sesuatu yang terjadi.

Di antaranya, jaringan rahim masuk ke rongga panggul juga nempel di organ-organ terdekat semisal ovarium, saluran tuba bahkan dubur.

Kesimpulan:

Saat haid mengeluarkan gumpalan daging putih, itu karena adanya campuran darah dan keputihan sehingga menyerupai daging berwarna putih. Dan 6 kondisi yang perlu diperhatikan oleh wanita yang sedang haid. 


Posting Komentar untuk "Saat Haid Mengeluarkan Gumpalan Daging Putih"

DMCA.com Protection Status